Fenomena Sound Horeg dari Awal untuk Takbir Keliling Kini jadi Hiburan DJ

Pada masa awal perkembangannya, sound horeg digunakan masyarakat untuk takbir keliling dengan menggunakan truk.
sound horeg (istimewa).

beritausukabumi.com-Pada masa awal perkembangannya, sound horeg digunakan masyarakat untuk takbir keliling dengan menggunakan truk.

Namun kini dalam perkembangannya sound horeg berkembang dan bertransformasi menjadi hiburan live disk joki atau dj hingga pawai atau karnaval.

Biasanya kegiatan tersebut digelar di lapangan terbuka. Tapi kini bisa dilihat di media sosial, merembah masif di setiap sudut desa, terutama desa-desa yang ada di Malang Jawa Timur.

Bacaan Lainnya

Tren ini di satu sisi berdampak positif terhadap perekonomian masyarakat setempat. Dari satu gelaran, selain penyedia sound sistem yang bergeliat ekonominya, juga para UMKM, pedagang kaki lima dan penyedia parkir ikut terangkat perekonomiannya.

Namun, ada sejumlah tantangan atau dampak-dampak negatif yang muncul dari fenomena ini (sound horeg, red). Sebagian warga menilai, sound horeg yang sangat keras, suara dan getarannya bisa membuat kaca pecah, dinding retak dan genteng runtuh.

Di salin dari Isnukabmalang.com, Ketua Paguyuban Sound Malang Bersatu, David Stevan Laksamana, menurutnya fenomena ini berkembang sejak 2015. Mencapai puncaknya pada saat era pandemi Covid-19 sampai sekarang.

“Memang awalnya sound itu untuk karnaval. Namun, malah menjadi karnaval untuk sound system. Jadi, para dancer, pengiring, dan talent karnaval justru menjadi komponen pendamping,” jelas dia.

David menambahkan, bahwa endemi sound system raksasa dengan suara menggelegar selepas masa pandemi seolah tak pernah kehabisan job untuk momentum apa pun, dan seolah menjadi hiburan wajib bagi masyarakat.

Menurut data medcom.id, Komunitas Sound Malang Bersatu pada awal berdiri tahun 2017 beranggotakan 11 kelompok sound saja.

Namun hingga 2024 ini, Sound Malang Bersatu telah memiliki sekitar 1.200 anggota yang berasal dari penggiat dan penyedia jasa sewa sound horeg.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *