Dunia, HEADLINE, PERISTIWA

Begini Kondisi Bupati Sukabumi Marwan Hamami saat terjadi Gempa di Maroko

Saat terjadi musibah gempa di Maroko berkekuatan 6,8 SR yang terjadi Jumat (08/09/2023), Bupati Sukabumi, Marwan Hamami dan rombongan masih berada di Maroko untuk mengikuti Konferensi International ke 10 Global Geopark Network (GGN) di M’Goun UGGp, Marakesh, Maroko.

Untuk diketahui, wilayah Marakesh, Maroko merupakan wilayah tempat berlangsung dan berkumpulnya para peserta dari berbagai negara di Konferensi International ke 10 Global Geopark Network (GGN) di M’Goun UGGp termasuk Bupati Marwan Hamami dan rombongan.

HEADLINE, Sejarah

Raih Guinness Word of Record Ini Asal Muasal Alat Musik Angklung

Angklung adalah alat musik multitonal (bernada ganda) yang berkembang dari masyarakat Sunda. Alat musik ini dibuat dari bambu, dibunyikan dengan cara digoyangkan (bunyi disebabkan oleh benturan badan pipa bambu), sehingga menghasilkan bunyi yang bergetar dalam susunan nada 2, 3, sampai 4 nada dalam setiap ukuran, baik besar maupun kecil.

HEADLINE, Saung Publik, Sejarah

Sejarah Cikal Bakal Kali Pertama Terbentuknya Polri Ternyata di Sukalarang Sukabumi

Pusdiklat Secapa Polri Sukabumi 1993 tersebut pernah digunakan sebagai tempat pendidikan dan latihan siswa Secapa Polri sebab disana sudah tersedia sarana dan prasarananya yang berlokasi di Gunung Sabak dan Gunung Suta.

Tidak banyak yang tahu alasan mengapa Pusdiklat Polri memilih Gunung Sabak dan Gunung Suta sebagai Pusdiklat Secapa Polri Sukabumi di Gunung Sabak dan Gunung Suta Kecamatan Sukalarang.

Ternyata setelah dilakukan penelusuran dan penelitian lapangan serta melakukan wawancara dengan sejumlah tokoh masyarakat dan purnawirawan Polri Sukabumi ternyata Gunung Sabak dan Gunung Suta tersebut memiliki kaitan yang erat dengan sejarah cikal bakal terbentuknya Kepolisian Negara Republik Indonesia, yang mana di gunung-gunung yang disebutkan diatas merupakan tempat pendidikan dan latihan Keibodan (Pembantu Polisi Jepang) pada masa pendudukan Jepang di Indonesia antara tahun 1942-1945.

Gagalnya Kaisar Jepang Membuat Kerajaan Pajajaran Baru di Kota Hiroshima-2 Sukabumi

Uga Wangsit Siliwangi adalah sebuah cacandran atau penerawangan Prabu Siliwangi tentang lika-liku masa depan bangsa/suku Sunda setelah runtuhnya Kerajaan Pajajaran.

Yang mana kemudian bekas wilayah Kerajaan Pajajaran tersebut dikuasai oleh Kesultanan Banten dan Kesultanan Cirebon, lalu setelah itu berturut-turut dikuasai oleh VOC, Negara Prancis (Gubernur Jenderal Herman Daendles), Kerajaan Inggris (Sir Thomas Stanford Rafles), Pemerintah Hindia Belanda, lalu direbut oleh Kekaisaran Jepang pada Perang Dunia ke II, lalu direbut lagi oleh Pemerintah Hindia Belanda lalu setelah itu dikuasai Negara Republik Indonesia hingga saat ini.

Tidak Ada Pos Lagi.

Tidak ada laman yang di load.