Prabowo Resmikan 1.061 Koperasi Merah Putih, Siap Putus Jerat Tengkulak dan Utang Petani

Presiden Prabowo Subianto saat meninjau gerai KDMP di Nganjuk (ist)

BERITAUSUKABUMI.COM – Presiden Prabowo Subianto menegaskan pembentukan 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) menjadi tonggak sejarah baru bagi penguatan ekonomi rakyat di Indonesia.

Dalam waktu tujuh bulan, pemerintah berhasil membangun jaringan koperasi yang diproyeksikan menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat desa dan kelurahan.

Menurut Presiden Prabowo, kehadiran KDKMP bukan sekadar program administratif, melainkan langkah konkret untuk memutus berbagai persoalan yang selama ini membelit masyarakat desa, khususnya para petani.

“Tidak akan ada lagi petani yang bingung memasarkan hasil panennya. Tidak akan ada lagi petani yang kesulitan mendapatkan pupuk subsidi, dan tidak ada lagi masyarakat yang terjerat utang kredit yang mencekik,” ujar Prabowo saat peresmian operasional 1.061 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Nganjuk Jawa Timur, Sabtu (16/5/2026)

Ia menegaskan, KDKMP dirancang sebagai pusat layanan ekonomi masyarakat yang mampu menjawab kebutuhan dasar warga secara langsung.

Mulai dari penjualan sembako murah, distribusi pupuk subsidi, penyaluran bantuan pemerintah, hingga penyediaan kredit murah bagi masyarakat desa.

Tak hanya itu, koperasi juga akan berperan dalam menyerap hasil panen petani dan memperkuat layanan logistik melalui kerja sama dengan PT Pos Indonesia.

Presiden Prabowo meyakini, keberadaan KDKMP akan menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi nasional dari tingkat desa.

Dengan penguatan koperasi, setiap desa diharapkan mampu berdiri mandiri dan tidak lagi bergantung pada pihak luar.

“Dengan KDKMP kita yakini pertumbuhan ekonomi akan nyata dan maju. Tiap desa tidak akan tergantung dari mana-mana, karena mereka akan memiliki kekuatannya sendiri,” katanya.

Prabowo juga menekankan bahwa pembangunan ekonomi Indonesia harus berlandaskan semangat gotong royong dan kekeluargaan.

Menurutnya, kekuatan ekonomi nasional tidak hanya bertumpu pada pengusaha besar, tetapi juga koperasi dan pelaku UMKM.

“Ekonomi kita dibangun atas dasar kekeluargaan. Yang kuat menarik yang lemah, yang kaya membantu yang miskin. Pengusaha kuat, koperasi kuat, UMKM kuat. Ini yang ingin kita bangun,” tegasnya.

Program Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih diharapkan menjadi solusi jangka panjang untuk memperkuat ketahanan ekonomi masyarakat sekaligus mempercepat pemerataan kesejahteraan hingga pelosok Indonesia.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *