beritausukabumi.com-Banjir menerjang sejumlah titik lokasi di Kota Sukabumi pada Selasa (5/11/2024). Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Sukabumi menyebutkan sedikitnya ada 31 lokasi di Kota Sukabumi yang diterjang banjir limpasan tersebut.
Banjir limpasan yang terjadi bukan kali pertama terjadi di Kota Sukabumi. Sebelumnya juga pernah terjadi, meski skalanya tidak seperti banjir limpasan yang kemarin terjadi.
Lalu mengapa banjir bisa terjadi di daerah perkotaaan seperti di Kota Sukabumi dan kota-kota lainnya. Disalin dari berbagai sumber berikut penyebabnya :
1. Curah Hujan Tinggi
Penyebab utama terjadinya banjir di daerah perkotaan adalah curah hujan yang tinggi dengan waktu lama. Hal ini tentunya berpengaruh terhadap peningkatan debit dan volume air yang ada di daratan. Jika air tersebut tidak dengan cepat diserap oleh tanah atau aliran sungai, hal ini dapat menjadi penyebab banjir bandang.
Jika hujan lebat terjadi telah berlarut-larut dalam waktu yang lama ini potensi penyebab terjadinya banjir, terutama pada daerah-daerah yang juga memiliki kontur tanah yang rendah.
2. Penebangan Pohon
Yang tidak penting, penyebab terjadinya banjir di darah perkotaan termasuk di Kota Sukabumi adalah akibat adanya penebangan liar.
Untuk diketahui, di Kota Sukabumi pernah dilakukan penebangan pohon demi kepentingan proyek pedestrian trotoar.
Penebangan pohon ini bisa jadi merupakan salah satu penyebab banjir yang perlu diperhatikan. Hal ini terkait dengan pohon yang memiliki fungsi dalam meresap air yang jatuh ke tanah.
2. Buang Sampah Sembarangan
Penyebab terjadinya banjir di di Kota Sukabumi tentu tidak perlu diragukan lagi dan berkali-kali diingatkan pada siapa saja. Kebiasaan buruk dalam membuang sampah sembarangan pasti akan memberi dampak buruk bagi lingkungan.
Selain tercemarnya lingkungan dan menjadi kotor, jenis sampah seperti sampah plastik akan membuat aliran sungai akan terhambat apabila ada sampah yang tersangkut. Inilah penyebab terjadinya banjir di kota-kota besar yang sering diremehkan.
Ketika sampah-sampah tersangkut, maka aliran sungai akan berhenti dan volumenya akan semakin besar. Saat volume semakin besar, maka akan berpotensi dalam menimbulkan efek berupa tekanan yang sangat besar.
3. Daerah Dataran Rendah
Penyebab terjadinya banjir dipengaruhi juga karena faktor wilayah dataran rendah. Faktor tinggi rendahnya daratan menjadi faktor yang sangat besar dalam penyebab banjir bandang.
4. Penyerapan Air Buruk
Ketidakmampuan tanah dalam melakukan penyerapan air biasanya disebabkan karena berkurangnya lahan hijau atau lahan terbuka lainnya yang ada di perkotaan.
Hal tersebut mengakibatkan air masuk ke dalam saluran, sungai, danau, ataupun selokan. Apabila tempat-tempat tersebut sudah meluap, dapat dipastikan bahwa air yang meluap mengakibatkan banjir.
7. Kapasitas Sungai Kecil
Kapasitas sungai yang kecil bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya banjir di kota-kota besar yang tidak terhindarkan. Semakin tinggi curah hujan, maka semakin banyak volume air yang seharusnya ditampung oleh sungai. Namun karena tidak seimbang, akhirnya air membludak di wilayah sekitar.
Tidak hanya itu, semakin tinggi lokasi air memang memberi dampak merusak bagi lokasi yang ada di bawahnya, dan bayangkan saja ketika lokasi air tersebut ada di atas dan memiliki volume yang sangat besar.
8. Tata Ruang Buruk atau Salah
Kesalahan pada sistem tata kelola ruang di daerah perkotaan biasanya seringkali menjadi penyebab terjadinya banjir di daerah perkotaaan termasuk di Kota Sukabumi.
Adanya kesalahan tersebut, biasanya air akan sulit menyerap ke dalam tanah dan menyebabkan aliran air menjadi lambat. Sementara pada musim penghujan, air yang datang ke daerah tersebut akan lebih banyak jumlahnya dari biasanya sehingga dapat cepat menyebabkan banjir.
9. Daerah Resapan Air
Bagi sebuah perkotaan, daerah resapan air merupakan suatu kunci untuk mencegah terjadinya banjir. Kebanyakan saat ini daerah resapan air di perkotaan telah beralih fungsi sebagai pemukiman warga.
Akibatnya daerah resapan air akan semakin sedikit dan akan memicu potensi banjir lebih tinggi pada saat datangnya musim penghujan.
10. Drainase Menyalahi Amdal
Drainase merupakan salah satu infrastruktur yang penting bagi suatu kota dalam mencegah terjadinya banjir. Biasanya drainase banyak diubah tanpa mengindahkan amdal.
Penyeimbangan antara pembangunan di daerah kota dan kawasan drainase kota sebaiknya perlu dilakukan agar dapat mencegah terjadinya banjir.





