BERITAUSUKABUMI.COM-Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Gunung Salak di Kabupaten Sukabumi kini telah menghasilkan listrik sebesar 381 megawatt (MW) dan menyuplai kebutuhan energi ke wilayah Pulau Jawa, Madura, dan Bali.
Tak berhenti di situ, proyek pengembangan baru akan menambah kapasitas sebesar 63,2 MW, sehingga total produksi listrik mencapai 444,2 MW.
“Tambahan dari proyek baru akan membuat kapasitas total mencapai 444,2 MW, cukup untuk memenuhi kebutuhan listrik sekitar 495.000 rumah,” kata perwakilan dari pengelola PLTP saat peresmian proyek, Kamis (26/6/2025).
Proyek PLTP ini tidak hanya menopang ketahanan energi nasional, tetapi juga mendukung program konservasi hutan yang dilakukan di kawasan Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Energi bersih ini turut selaras dengan pelestarian lingkungan dan keanekaragaman hayati.
Bupati Sukabumi, H. Asep Japar, menyambut baik pengembangan energi baru terbarukan (EBT) yang terus didorong pemerintah pusat.
Menurutnya, Kabupaten Sukabumi memiliki potensi besar dalam sektor panas bumi yang sudah dimanfaatkan secara nyata melalui PLTP.
“Banyak dampak positif dari energi baru terbarukan. Sukabumi sudah mulai memanfaatkannya untuk kemajuan daerah dan keberlanjutan lingkungan,” ujar Bupati Asep Japar saat mengikuti peresmian proyek secara virtual dari Lapangan Star Energy Geothermal Salak Ltd, Kecamatan Kabandungan.
Presiden RI Prabowo Subianto, dalam sambutannya secara daring, menegaskan pentingnya proyek energi terbarukan sebagai langkah strategis menuju swasembada energi nasional. Menurutnya, ketahanan energi adalah bagian dari kemerdekaan bangsa.
“Kemerdekaan bangsa ditentukan oleh kemampuannya menjamin pangan dan energi. Indonesia punya potensi luar biasa yang harus dikelola secara bijak,” kata Presiden Prabowo.
Presiden juga optimistis Indonesia dapat menjadi lumbung energi dan pangan dunia jika mampu mengelola kekayaan alam dengan baik.
Ia menyebut peresmian PLTP di 15 provinsi ini sebagai tonggak penting menuju kemandirian energi nasional.“Kita mampu berdiri di kaki sendiri. Kita mampu memberi energi bagi seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.





