Nyeri Dada Calon Jemaah Haji Asal Palabuhanratu Meninggal Dunia di Madinah

Pemberangkatan jemaah calon haji kloter 6 di Pusbangdai Cikembar

BERITAUSUKABUMI.COM-Suasana duka menyelimuti keluarga besar Agung Dewanto (60), seorang calon jemaah haji asal Kecamatan Palabuhanratu, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat.

Agung menghembuskan napas terakhirnya di Kota Madinah, Arab Saudi, pada Minggu, 11 Mei 2025, setelah mengalami keluhan nyeri dada dan sesak napas.

Kabar duka ini disampaikan oleh Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji Daerah (PPIHD) Kabupaten Sukabumi, H. Abdul Manan.

Bacaan Lainnya

Ia menyebut bahwa laporan wafatnya almarhum Agung diterima langsung dari Ketua Kelompok Terbang (Kloter) 06 Embarkasi Jakarta-Bekasi (JKS) pada malam hari di tanggal yang sama.

“Informasi kami terima dari ketua kloter pada malam hari. Menurut keterangan tim medis, almarhum sempat mengalami keluhan nyeri di bagian dada sebelah kiri dan merasa sesak napas setelah tiba di hotel menjelang waktu salat Ashar,” ujar H. Abdul Manan saat dikonfirmasi oleh beritausukabumi.com. Selasa (13/2025).

Agung Dewanto diketahui merupakan warga Kampung Cimaja Girang, RT 04 RW 03, Desa Cimaja, Kecamatan Palabuhanratu. Ia berangkat ke Tanah Suci bersama sang istri, Siti Nurbaya, untuk menunaikan ibadah haji tahun ini.

Masih menurut laporan petugas kesehatan kloter, Agung tiba di hotel dalam kondisi tampak lelah, dan tidak lama kemudian mengeluh sakit.

Setelah menyampaikan keluhan, ia tiba-tiba kehilangan kesadaran. Sang istri yang mendampinginya segera meminta bantuan kepada dokter kloter.

Tim medis yang bersiaga di hotel segera melakukan tindakan resusitasi jantung paru (CPR) atau pompa jantung sekitar pukul 15.10 waktu setempat.

Namun, meskipun telah dilakukan upaya maksimal, denyut nadi almarhum tidak kembali dan nyawanya tidak berhasil diselamatkan.

“Innalillahi wa inna ilaihi raji’un. Kami turut berduka cita sedalam-dalamnya. Semoga almarhum husnul khatimah dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Kami juga mendoakan agar keluarga yang ditinggalkan diberi ketabahan,” tutur H. Abdul Manan.

Ia menambahkan bahwa proses penanganan jenazah di Madinah akan dilakukan sesuai dengan prosedur haji yang telah ditetapkan oleh pemerintah Arab Saudi dan Kementerian Agama Republik Indonesia.

Jenazah almarhum akan dimakamkan di pemakaman Baqi’, yang merupakan salah satu tempat pemakaman paling bersejarah dan mulia di Kota Madinah.

Pos terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *